Senin, 31 Oktober 2016

Temen-temen tau ga sih apa itu Enterpreneur ? 

Entrepreneur menurut Kamus Meriam Webster berasal dari bahasa Perancis. Kata itu muncul sebagai salah satu kosa kata yang mulai populer di dalam Bahasa Inggris di sekitar tahun 1852. Kata itu muncul di saat para pemilik modal dan para pelaku ekonomi di Eropa sedang berjuang keras menemukan berbagai usaha baru, baik sistem produksi baru, pasar baru, maupun sumber daya baru untuk mengatasi kejenuhan berbagai usaha yang telah ada. Sebenarnya, penemuan-penemuan usaha baru sudah berlangsung sepanjang zaman, namun belum diistilahkan. Karena tidak semua orang mahir dalam hal itu, diam-diam mulailah dikenal beberapa gelintir orang yang menspesialisasikan diri di bidang penemuan usaha baru, sehingga tercipta istilah baru.


Penemuan usaha baru memerlukan daya kreatif yang tinggi untuk meracik semua unsur yang diperlukan, baik sumber daya manusia, modal, maupun bahan-bahan. Penemuan usaha baru memerlukan kecermatan yang memadai untuk mengendus target pasar dan menakar ancaman para pesaing. Penemuan usaha baru memerlukan keterampilan berkomunikasi untuk membujuk para pemilik modal, penguasa, pekerja, dan semua pihak yang akan terlibat. Entrepreneur adalah sebutan bagi seseorang yang mahir melahirkan satu usaha baru itu. Seorang entrepreneur mahir menggabungkan dan mengupayakan berbagai elemen terkait.

Kemahiran yang dimiliki seorang entreprenuer disebut entreprenuership. Sejak ditemukannya istilah entreprenuer itu, ramailah orang yang ingin tahu apa dan bagaimana tentang entrepreneurship. Berbagai kajian psikologis dan sosiologispun dibentangkan. Berbagai penelitian mulai diarahkan untuk menemukan rahasia entreprenuership yang ada di dalam diri seorang entrepreneur. Mengapa seseorang dengan mudah menemukan usaha baru sementara yang lain hanya puas dengan usaha warisan nenek moyangnya walaupun sudah hampir bangkrut? Mengapa seseorang tidak tahan lama bekerja untuk orang, sementara yang lain tahan bertahun-tahun sampai ubanan menjadi buruh? Diam-diam, sebutan entrepreneur itu mulai bergengsi, dan bahkan lebih bergengsi dibanding sebutan manager, investor, lebih-lebih karyawan. Ini bukan berarti sebutan manager, investor, dan karyawan menjadi hilang. Semua istilah itu memang berbeda zonanya.

Jangan kacaukan tiga istilah yang banyak kaitannya dengan satu usaha: owner, manager dan entrepreneur. Ketiganya sering disebut pengusaha saja. Owner adalah seseorang yang memiliki hak atas aset usaha. Dia adalah pemilik kapital dan pemilik hak atas semua laba. Kepemilikan itu lazimnya diperoleh karena ia memang menginvestasikan harta bendanya ke sana. Manager adalah seseorang yang mahir dalam menjalankan sebuah usaha. Ia terampil merencanakan dan mengarahkan proses dan sumber daya sehingga suatu usaha berjalan secara efektif dan efisien.
Entrepreneur adalah seseorang yang melahirkan usaha baru. Dia bagaikan bidan bagi kelahiran usaha-usaha ekonomi. Bahkan, Meriam Webster menyebutnya sebagai “economic leader”, karena dia memang berada di garda terdepan dan terawal bagi satu proses bisnis. Dialah yang menemukan produk yang tepat dan pasar yang tepat. Dialah yang berperan membujuk calon-calon investor agar mau merogoh kantongnya untuk memproduksi dan memasarkan produk itu. Dia yang berperan menemukan calon manager yang tepat untuk satu usaha baru itu kalau sudah berjalan.
Jadi, entrepreneur berhubungan dengan usaha baru atau pembaruan usaha. Kata kuncinya adalah “baru”. Entrepreneur melahirkan usaha yang sama sekali baru, sedangkan manager menjalankan usaha yang telah ada. Dalam kenyataan, manusia diberi bakat yang berbeda-beda. Ada seseorang yang sangat berbakat menemukan usaha-usaha baru, mahir membaca pasar, mahir melahirkan berbagai sistem baru dalam bidang produksi maupun pemasaran, namun gagal ketika usaha itu dipegangnya untuk dikelola. Ia adalah seorang entreprenuer yang sukses tetapi manager yang gagal.
Sebaliknya ada orang yang serba bingung dan kikuk ketika diminta untuk mendirikan satu usaha. Dunia gelap gulita. Selalu berpikri dari mana saya mulai, apa yang harus saya lakukan. Dia linglung menemukan sumber daya, ia tidak tajam melihat resiko, bahkan ia kelu dalam membujuk calon investor. Tapi jangan salah, ketika diserahkan satu usaha kepadanya untuk dikelola, ia berhasil melipat gandakan profit dan berhasil menekan ongkos serendah-rendahnya. Bahkan ia berhasil menimbulkan suasana kerja yang nyaman bagi pekerja, menciptakan hubungan yang baik dengan manusia dan lingkungan. Kalau begitu, ia adalah seorang manager yang baik, bukan seorang entrepreneur.

Dalam pergaulan sehari-hari dalam dunia usaha, kita dengan jelas melihat bakat yang berbeda dari orang ke orang. Ada yang hanya berbakat sebagai entrepreneur saja, ada yang hanya berbakat sebagai manager saja. Tentu suatu keberuntungan, bila seseorang memiliki bakat kedua-duanya sekaligus, ya entreprenuer, ya manager. Namun, bagi yang tidak berbakat untuk keduanya, juga jangan dikira tidak beruntung. Masih ada tempat untuknya: sebagai karyawan atau sebagai investor.

Sumber:http://fighterpreneur.net

Cara membuat barang baru dari botol bekas

Haii para blogger^-^ 

Gimana sih cara bikin  barang baru yang lucu dari botol bekas ? 
nih ya, aku kasih tau kalian gimana cara buatnya. 
semoga membantu.. 

1. Pot Bunga Gantung dari Botol Bekas 

satujam.com

Sumber Gambar : http://inspirahogar.com/
Alat dan Bahan :
  1. Cutter
  2. Botol Bekas (Ukuran 1 liter air mineral)
  3. Tanah subur
  4. Biji atau Bibit Tanaman

Cara Membuat :
  1. Bentuk botol menjadi pot dengan memotong bagian tengah. 
  2. Buat lingkaran-lingkarang kecil, dengan menggunakan benda tajam seperti cutter atau paku 
  3. Masukan tanah kedalam botol yang sudah dibuat menjadi pot dan di lubangi kecil-kecil di bagian bawahnya.

  1. Bungkus kado dari botol bekas yang menarik





Bahan ;
  • Pita (warna bebas sesuai yang diinginkan)
  • Botol plastik bekas
  • Pisau atau gunting
Langkah-langkah :
  • Potong botol plastik dengan ketinggian sesuai yang dibutuhkan
  • Perhatiakn tiap bentuk dari potongan dari semua sis-sisi botol plastik dengan ukuran yang sama
  • Masukan benda yang akan anda berikan ke dalam botol bekas yang sudah dipotong
  • Lipatkan ujung botol ke arah bagian dalam hingga semua sisi bertemu
  • Agar lipatan ujung botol tidak terlepas,lilit dengan pita sesuai yang kamu inginkan
  • Selesai
http://blogoinformasi.com/cara-membuat-kerajinan-tangan-dari-botol-bekas-yang-unik-dan-menarik/